Pembelok Berisik Nan Cantik
(Pembelajaran Berkelompok Berasa Asik dengan Kecanggihan TIK)
Diseminasi praktik baik inovasi pembelajaran ini saya beri judul Pembelok Berisik Nan CanTIK. Akronim ini artinya Pembelajaran Berkelompok Berasa Asik dengan Kecanggihan TIK.
Kegiatan ini dilaksanakan
atas dukungan Kepala SMA Negeri 3 Tegal Ibu Dra. Sri Utakari Amanah, M.Si.
Setelah membaca ketentuan tugas
akhir pembaTIK level 4, saya berkonsultasi sekaligus memohon dukungan kepala sekolah
agar program berbagi dan berkolaborasi bisa
berjalan dengan lancar dan sukses.
Permohonan dukungan terkait
kegiatan berbagi praktik baik inovasi pembelajaran sekaligus sebagai penguatan
saya untuk menjalankan serangkaian tugas sebagai Sahabat Teknologi Jawa Tengah
tahun 2024.
Ibu Utakari Amanah selaku
kepala sekolah menyampaikan dukungan penuh kegiatan berbagi ini, beliau
menyampaikan terima kasih untuk ide kegiatan berbagi ini. Beliau juga sangat
mendukung dan mendoakan demi kelancaran program berbagi dan berkolaborasi yang
akan saya laksanakan di beberapa tempat dengan tajuk "Roving
Edukasi".
Sebagai peserta dalam
kegiatan ini, yaitu kepala sekolah para wakil kepala sekolah dan guru-guru perwakilan
mata Pelajaran yang masing-masing rumpun mapelnya memiliki komunitas belajar
sehingga dengan mengikuti kegiatan ini harapannya mereka juga akan
mendiseminasikan ke anggota kombelnya masing-masing.
Kegiatan ini juga sesuai
dengan pesan kepala sekolah untuk tidak mengganggu jalannya proses pembelajaran
sehingga guru yang mengikuti bukan guru yang saat itu sedang bertugas mengajar
di jam Pelajaran sesuai jadwal.
Melalui kegiatan ini, saya
mendapatkan respon positif dari kepala sekolah dan rekan guru. Mereka merasa
senang mendapatkan pemahaman tentang pembelajaran berdiferensiasi dengan topik
pembelajaran berkelompok.
Berikut respon positif dari rekan sejawat Ibu Rini Anggryaeni, S.Pd. Guru Matematika SMAN3 Tegal
Pembelajaran berkelompok yang biasanya hanya berjalan biasa, dan ternyata Sebagian model pembelajaran ini tidak disukai murid. karena terjadi fenomena pembelajaran kelompok hanya dilakukan oleh Sebagian murid saja, kali ini saya menyajikan pembelajaran berkelompok yang berasa asik dengan kecanggihan TIK.
Pembelajaran kelompok yang
saja paparkan adalah pembelajaran yang berbasis projek namun didalamnya sarat
dengan penanaman karakter profil pelajar Pancasila yaitu bertanggung jawab,
mandiri dan kreatif.
Projek yang akan dihasilkan bukan
hanya tanggung jawab kelompok tetapi juga harus dikerjakan oleh murid
(individu) masing-masing. Karena setiap individu dengan prosedur dan rincian
yang lengkap memiliki konsekuensi tanggung jawab masing-masing murid.
Dengan bantuan media berbasis
teknologi, projek yang dikerjakan murid menjadi berasa asik.
Hasil projek murid lebih
berkualitas dan pembelajaran berjalan dengan kualitas yang lebih baik.
Pada kegiatan ini saya juga
mensosialisasikan tentang Merdeka belajar Episode 17 yaitu revitalisasi Bahasa daerah.
Gambar 2. Merdeka Belajar Episode 17 Revitalisasi Bahasa Daerah
Gambar 3. Merdeka Belajar Episode 17 Revitalisasi Bahasa Daerah
Guru diminta untuk ikut berpartisipasi dalam Sebuah Gerakan Pelestarian Bahasa Daerah sebagai Identitas Bangsa.
Revitalisasi Bahasa daerah ini sudah saya lakukan pada
saat pelaksanaan P5 dengan tema Kearifan Lokal dengan topik Mengenalkan
DoNal (Dolanan Tradisional) pada Gen Z Ditengah Dahsyatnya Pengaruh Teknologi dan
Game Online.
Berikut video dokumentasi pelaksanaan P5 yang berkaitan dengan implementasi SMAN 3 Tegal Merdeka Belajar Episode 17 Revitalisasi Bahasa Daerah (penggunaan bahasa Tegal atau bahasa ngapak)
Berikut video dokumentasi kegiatan Roving Edukasi 1 ini





Tidak ada komentar:
Posting Komentar